Dan seperti Arema sekarang ini, Arema meski tetap dan tidak akan pergi dari kota Malang akan tetapi yang namanya arema itu telah tersebar di seluruh antero penjuru dunia. Dan mereka tetap bangga dengan Arema-nya itu, sehingga jelas terbukti bahwa Arema tetap di Malang, akan tetapi yang namanya Arema itu juga ada dimana mana.
Seperti yang telah ayas jlentrekkan dalam posting ayas sebelumnya yang berjudul Fenomena Pemakaian Nama “Arema” yang membahas tentang nama Arema itu sendiri. Ada pula bukti lain bahwa memang Arema itu ada dimana mana yaitu kala Arema sedang bertanding, dimanapun tempatnya selalu always akan terdapat yang namanya Aremania itu selalu hadir menonton langsung kecuali tidak mendapat ijin dari pihak tuan rumah. Akan tetapi meski tidak mendapat ijinpun, yang namanya Aremania akan tetap selalu hadir disitu dengan tidak menggunakan kostum kebesaran Aremania warna biru.
Lebih joss lagi saat Arema berlaga dalam Liga Champion Asia di Jepang, Korea dan Cina pun Aremania ada dan hadir disana untuk secara langsung memberikan dukungan kepada skuad Arema. Sungguh suatu hal yang sekali lagi sangat membanggakan ayas sebagai salah satu Aremania yang ada. Bangga karena loyalitas Aremania yang tanpa batas ini ternyata betul adanya.
Contoh lain saja, ayas kenal seorang Aremania yang bekerja di luar negeri. Sam Harie Pandiono namanya, yang saat digelarnya ajang piala dunia tahun 2010 waktu itu sam Harie dengan nekadnya mengibarkan bendera Arema yang lebarnya 30×40 meter, sehingga sempat berurusan dengan pihak berwajib. Tapi demi Arema hal itu bukanlah masalah bagi sam Harie.
Ada rasa kebanggan pada ayas yang muncul lagi, sekali lagi slogan ini oleh berbagi kelompok supporter lain ditiru dan diemplok mentah2(opo maneh seng jenenge tonggo sebelah, mekso pokok’e). Hal ini seperti pada lagu yang populer dinyanyikan oleh kelompok band supporter asal Malang D’Kross dengan syairnya yang berbunyi:
“Satukan tekadmu, kobarkan semangatmu Aremania slalu mendukungmu
Kami ini Aremania,kami slalu dukung Arema
Dimanapun berlaga, kami selalu ada
Karna kami Aremania
dst………” (wes podho ngerti kan? ndang nyanyi kono! Hahahaha……..)
Dan oleh kelompok suporter lain juga dinyanyikan dengan disesuaikan dengan nama kelompok suporter masing2.
Dengan kejadian ini, bukannya kita sakit hati karena apa yang Aremania punya dan populerkan dicaplok oleh orang lain. Tapi aremania terbukti menjadi lebih di depan dibanding dengan yang lain.
Sedilut tak nyanyi maneh yoooo……
“Satukan tekadmu, kobarkan semangatmu Aremania slalu mendukungmu
Kami ini Aremania,kami slalu dukung Arema
Dimanapun berlaga, kami selalu ada
Karna kami Aremaniaaaaaaa……..
Yoooooo ayoooooooo kita dukung Aremaaaaa
Yoooooo ayoooooooo singo edan berlaga
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
Singaku harus maju, bunuh saja lawanmu
reff;
Kami ini Aremania,kami slalu dukung Arema
Dimanapun berlaga, kami selalu ada
Karna kami Aremaniaaaaaaa……..4x

Tidak ada komentar:
Posting Komentar